Bulletin27.com||Jambi – Jembatan Gentala Arasy merupakan Landmark sekaligus menjadi ikon wisata Jambi yang menghubungkan kawasan Tepian Tanggo Rajo dengan Menara Gentala Arasi dan museum di Jambi Seberang yang berada diatas sungai Batanghari
Jembatan Gentala Arasy adalah jembatan pedestrian di atas sungai pertama di Indonesia yang memiliki kontur meliuk seperti huruf S. Dibangun pada saat pemerintahan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus dan diresmikan oleh Wakil Presiden Indonesia pada waktu itu, Jusuf Kalla, pada tanggal 28 Maret 2015.
Dibangun secara bertahap dalam tiga tahun dari 2012 hingga 2014, memiliki panjang 503 meter dan lebar 4,5 meter dengan menghabiskan anggaran pembangunan senilai Rp 88.7 milyar
Nama “Gentala Arasy” memiliki beberapa makna secara etimologi, “Gentala” berasal dari kata genta (lonceng) dan tala (penyelaras), yang diartikan sebagai bunyi panduan yang selaras, sedangkan “Arasy” berarti tempat tertinggi. Ini dimaknai sebagai bunyi pemandu yang menyelaraskan waktu salat.

“Gentala Arasy” juga dapat merupakan akronim dari “Genah Tanah Lahir Abdurrahman Sayuti,” merujuk pada Gubernur Jambi yang dihormati.
Gentala Arasi dibangun tidak hanya mempercantik Kota Jambi dan memperindah kawasan tepi Sungai Batanghari dan menciptakan ikon baru yang ikonik bagi kota. Tetapi juga meningkatkan konektivitas yang menghubungkan Jambi Seberang dengan pusat kota dan memperlancar transportasi.
Menjadi satu magnet untuk Meningkatkan daya tarik wisata di Kota Jambi, membantu ekonomi masyarakat sekitar memberikan kesempatan para penggiat UMKM untuk bisa bergerak dengan memasarkan berbagai macam produk buatannya.
Menjadi simbol penghormatan kepada mantan Gubernur Jambi, Abdurrahman Sayoeti, karena akronim nama beliau sering diasosiasikan dengan Gentala Arasy dan menjaga serta melestarikan sejarah Islam dengan menjadikan Museum Gentala Arasy sebagai tempat untuk mengabadikan sejarah peradaban Islam di Jambi, mulai dari masuknya hingga kebudayaannya.(JN/red)
