Bulletin27.com, Jawa Tengah – Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Jawa Tengah meresmikan Pusat Studi Ilmu Kepolisian, sebuah inisiatif penting untuk memperkuat kajian, penelitian, dan publikasi ilmiah di bidang keamanan, ketertiban masyarakat, dan penegakan hukum dengan basis nilai-nilai keagamaan.
Acara peresmian ini menjadi semakin penting dengan hadirnya Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, M.Si., Sabtu 29 November 2025.
Dalam keynote speech-nya, Komjen Chrysnanda menegaskan bahwa pengembangan Ilmu Kepolisian harus terus berevolusi melalui sinergi erat antara institusi Polri dan dunia akademis.
Beliau menekankan perlunya perguruan tinggi menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang dapat mendukung tugas-tugas kepolisian di tengah kompleksitas sosial dan teknologi yang terus berubah.
Pusat Studi Ilmu Kepolisian Unissula ini diproyeksikan menjadi pusat unggulan yang menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik kepolisian di lapangan.

Komjen Pol. Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, M.Si., sangat berharap Pusat Studi ini dapat berfokus pada kajian komparatif, khususnya dalam mengintegrasikan perspektif hukum Islam dan etika profesi ke dalam konteks tugas kepolisian.
Dengan dukungan penuh dari Polri dan sumber daya akademis Unissula, inisiatif ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dan signifikan dalam upaya menciptakan sistem keamanan nasional yang lebih humanis, profesional, dan akuntabel, sekaligus membantu mewujudkan masyarakat yang tertib dan berkeadilan.
Sementara itu, Wakapolri, Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., menyampaikan atas Nama Polri Disampaikan Apresiasi Atas Berdirinya Pusat Studi Ilmu Kepolisian Di Fakultas Hukum Unissula.
“Kehadiran Pusat Studi Ini Merupakan Langkah Strategis Dalam Memperkuat Fondasi Akademik Ilmu Kepolisian Sebagai Disiplin Interdisipliner Yang Berakar Pada Berbagai Cabang Ilmu Dan Kebutuhan Nyata Pemolisian Di Indonesia,”ujar Wakapolri.
Editor:Juna
