Bulletin27.com||JAMBI – Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H. memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra 2025 di Lapangan Apel Mapolresta Jambi, Senin (17/11/2025). Apel ini menandai dimulainya operasi kepolisian terpusat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.
Apel gelar pasukan ini dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polresta Jambi, TNI, Dinas Perhubungan Kota Jambi, Satpol PP Kota Jambi, serta Instansi terkait lainnya, personel Polresta Jambi, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar membacakan amanat tertulis dari Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H Siregar. Yang menyampaikan. Operasi Zebra Siginjai 2025 merupakan langkah strategis Polda Jambi untuk mengantisipasi potensi gangguan, ambang gangguan, hingga gangguan nyata yang dapat memicu kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus mempersiapkan pra kondisi ideal menjelang Operasi Lilin 2025.
” Operasi Zebra Siginjai 2025 di laksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 17 sampai dengan 30 november 2025, dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan represif yang humanis, selaras dengan program korlantas polri, termasuk polantas menyapa dan penguatan E-TLE sebagai bagian dari digitalisasi penegakan hukum lalu lintas, dengan tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan operasi lilin 2025 “. Ujar Kapolda Jambi melalui amanat tertulisnya.

Pada pelaksanaan operasi zebra 2025 terdapat prioritas kegiatan yang dilaksanakan selama operasi berlangsung, antara lain:
Kegiatan preemtif meliputi; Polantas menyapa, penyuluhan dan edukasi terhadap kelompok terorganisir dan tidak terorganisir, Kampanye keselamatan berlalu lintas melalui media cetak, medsos, baliho, banner, tv dan radio, Pembagian leaflet/brosur tentang tertib berlalu lintas, Penyampaian himbauan secara langsung oleh petugas kepada pengguna jalan, Kerja sama dengan instansi, komunitas dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, Pemasangan spanduk / rambu pada titik rawan pelanggaran dan laka lantas, Kegiatan Police goes to school / Police goes to campus untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
Kegiatan preventif, meliputi: Turjagli pada lokasi rawan macet, rawan pelanggaran dan rawan kecelakaan, Antisipasi balap liar, Pemasangan rambu, spanduk dan peringatan di lokasi rawan laka, Peningkatan kehadiran polri di lapangan, Teguran simpatik langsung maupun tertulis kepada pengendara yang melakukan pelanggaran, Koordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan aspek keselamatan jalan.
Kegiatan represif, meliputi: Penegakan hukum, menggunakan tilang / E-TLE terhadap pelanggaran tertentu, Teguran simpatik tertulis / lisan terhadap pelanggaran ringan.
Selain itu, Jenderal bintang dua di pundak itu dalam amanatnya menuturkan. Ada Beberapa poin penting yang menjadi perhatian Korlantas Polri dan menjadi fokus operasi Zebra 2025, antara lain:
Penurunan angka pelanggaran lalu lintas.
Penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban.
Peningkatan kesadaran dan disiplin berlalu lintas.
Fokus terhadap pengendara usia rentan (15-24 tahun), mengingat usia ini paling banyak terlibat kecelakaan, terutama akibat perilaku gagal menjaga jarak aman dan ketidakhati-hatian dalam berkendara.
Peningkatan keamanan dan kenyamanan menjelang Ops Lilin – 2026.

Atensi ini sejalan dengan hasil anev kamseltibcarlantas juli-september 2025, dimana pelanggaran dan kecelakaan masih didominasi oleh pengguna Roda dua, usia produktif, serta kelompok usia muda yang berisiko tinggi.
” Keberhasilan Operasi Zebra tidak dapat dicapai oleh Polri saja. dibutuhkan dukungan, kerja sama, dan kolaborasi dari seluruh instansi terkait, baik dari Pemerintah Daerah, TNI, BPTD, BPJN, Jasa Raharja, Dishub, Satpol PP, Tenaga Kesehatan, maupun masyarakat luas, agar tujuan operasi dapat tercapai secara optimal “, pungkas Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar Membacakan amanat tertulis Kapolda Jambi.
Dengan dimulainya Operasi Zebra 2025 ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Jambi dapat menurun, serta tercipta budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan “, tutup Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar membacakan amanat tertulis Kapolda Jambi.
Sebelum mengakhiri amanat ini, saya berpesan kepada seluruh personel yang terlibat untuk selalu:
1. Utamakan keselamatan, profesionalitas, integritas.
2. Tampilkan sikap santun, humanis, senyum, sapa, dan salam dalam setiap pelaksanaan tugas.
3. Jaga kehormatan pribadi dan kesatuan.
4. Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan keikhlasan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
” Akhirnya dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Pelaksanaan Operasi Zebra Siginjai 2025 Polda Jambi dan jajaran saya nyatakan dimulai. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, kekuatan dan petunjuk kepada kita semua, sehingga kita dapat melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara serta Polri yang kita cintai ini.
Editor: Juna
