Breaking News
light_mode
Trending Tags

Stockpile di Sekitar KCBN Muaro Jambi Disorot, LPKNI Adukan Persoalan ke UNESCO

  • account_circle JUNA
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muaro Jambi, Bulletin27.com – Upaya menyelamatkan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi memasuki fase krusial setelah persoalan perlindungan kawasan bersejarah seluas 3.981 hektare itu dibawa ke tingkat internasional.

Langkah tersebut ditempuh Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) dengan melayangkan surat resmi kepada UNESCO di Paris, Prancis, pada 1 Desember 2025.

Laporan itu menyoroti dugaan persoalan zonasi serta keberadaan aktivitas industri, khususnya stockpile batu bara, di dalam dan sekitar kawasan penyangga KCBN Muaro Jambi.

Ketua Umum LPKNI, Kurniadi Hidayat, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah berbagai desakan kepada otoritas di tingkat daerah dan pusat dinilai belum menghasilkan perubahan berarti. 16/08/2026

“Pemberitaan terkait cagar budaya yang ada di Muaro Jambi seluas 3.981 hektare ini sudah beberapa kali disuarakan oleh LSM maupun mahasiswa, bahkan tokoh nasional sudah turun langsung ke lapangan. Namun, hasilnya tidak ada yang bergeming,” ujar Kurniadi Hidayat

Menurut Kurniadi, surat kepada UNESCO menjadi upaya untuk mendorong perhatian yang lebih luas terhadap persoalan yang dinilai telah berlangsung terlalu lama.

“Terakhir, kami dari Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia menyurati UNESCO dengan dua bahasa, meminta UNESCO untuk menindaklanjuti masalah ini, karena ini sudah masuk dalam wilayah internasional,” tegas Kurniadi.

Langkah tersebut, menurut dia, kemudian diikuti meningkatnya perhatian pemerintah Indonesia terhadap kondisi KCBN Muaro Jambi.

“Dengan adanya surat LPKNI ke UNESCO, maka kelabakan lah Indonesia, khususnya Kementerian Kebudayaan karena itu wilayah mereka. Bahkan Gubernur Jambi pun kini bersedia untuk memindahkan stockpile yang ada,” ungkapnya.

Perhatian terhadap kawasan tersebut juga disebut telah sampai ke tingkat Istana Negara. Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan atensi terhadap perlindungan kawasan dan mendorong pengawalan yang lebih ketat atas kelestarian situs bersejarah tersebut.

Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Fadli Zon kemudian bersinergi dengan kementerian terkait untuk mendorong penataan kawasan. Salah satu fokus yang mengemuka adalah penanganan aktivitas stockpile batu bara yang berada di sekitar kawasan cagar budaya.

Persoalan Muaro Jambi dengan demikian tidak lagi sekadar menjadi isu yang diperdebatkan di tingkat lokal. Perlindungan kawasan kini berhadapan langsung dengan kepentingan penataan ruang, aktivitas industri, status aset negara, serta kewajiban hukum untuk menjaga warisan budaya.

Keseriusan pemerintah pusat juga terlihat dari keterlibatan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Kanwil Sumatera Selatan, Jambi, dan Bangka Belitung bersama KPKNL Jambi.

Tak hanya itu hal ini juga menjadi perhatian DPR RI. Inventarisasi dan tindak lanjut terhadap aset-aset negara yang berkaitan dengan kawasan Candi Muaro Jambi tengah dilakukan.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kejelasan status hukum, pengelolaan, dan perlindungan aset di kawasan yang mencakup ribuan hektare tersebut.

Pada saat yang sama, izin-izin daerah yang pernah diterbitkan perlu diuji kembali kesesuaiannya dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai perlindungan cagar budaya.

Muaro Jambi bukan sekadar hamparan situs purbakala. Kompleks percandian berbahan bata itu merupakan salah satu jejak penting peradaban masa lalu di Asia Tenggara dan bagian dari warisan sejarah yang melekat pada identitas Indonesia.

Karena itu, pertarungan kepentingan di kawasan tersebut pada akhirnya bukan hanya mengenai lokasi industri atau pemindahan stockpile. Persoalan utamanya adalah apakah pembangunan dan aktivitas ekonomi dapat berjalan tanpa mengorbankan warisan yang tidak mungkin dibuat ulang.

Industri dapat dipindahkan. Stockpile dapat direlokasi. Investasi dapat diarahkan ke tempat lain. Namun, kerusakan terhadap tinggalan sejarah dapat bersifat permanen.

Kini, keputusan berada di tangan pemerintah. Setelah persoalan Muaro Jambi memperoleh perhatian hingga tingkat internasional, pemerintah dituntut memastikan seluruh proses berjalan transparan, objektif, dan berdasarkan hukum.

Bagi publik, penyelamatan KCBN Muaro Jambi bukan sekadar proyek pelestarian situs bersejarah. Ini menjadi ujian apakah negara mampu menempatkan perlindungan warisan budaya sebagai kepentingan jangka panjang di tengah tekanan aktivitas ekonomi dan pembangunan.

  • Penulis: JUNA

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Lintas Sektoral T.A 2025 Polda Jambi ” Dalam Semangat Transformasi Polri “

    Rakor Lintas Sektoral T.A 2025 Polda Jambi ” Dalam Semangat Transformasi Polri “

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle JUNA
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Bulletin27.com. Polda Jambi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2025 dengan tema “Mewujudkan Paradigma Baru Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Semangat Transformasi Polri”, pada Rabu (17/12/2025) Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi dan dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar serta dihadiri […]

  • Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua

    Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Bulletin27.com, Satbrimob Polda Jambi turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan Polri untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di wilayah hukum Polda Sumatera Barat. Melalui personel Batalyon A Pelopor, Brimob Polda Jambi melaksanakan pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Kampung Tengah Timur dengan Desa Padang Landua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan kemanusiaan ini dimulai pada Kamis […]

  • Kajati Jambi Turun Langsung ke Tebo Pastikan Penanganan Perkara Berjalan Profesional

    Kajati Jambi Turun Langsung ke Tebo Pastikan Penanganan Perkara Berjalan Profesional

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Bulletin27.com, Tebo – Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., didampingi oleh Asisten Intelijen Kejati Jambi, Dr. Muhammad Husaini, SH.,MH dan Kepala Kejaksaan Negeri Tebo Dr. Abdurachman, turun langsung ke Kabupaten Tebo untuk mengecek kesiapan personel , sarana dan prasarana fasilitas kantor Kejari Tebo dan rangka pelaksanaan KUHP dan KUHAP baru. Kehadiran Kajati Jambi […]

  • Kasus Meninggalnya Anggota Polri di Tanjab Timur Naik ke Tahap Penyidikan, Enam Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

    Kasus Meninggalnya Anggota Polri di Tanjab Timur Naik ke Tahap Penyidikan, Enam Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAMBI, Bulletin27.com – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus melakukan penyidikan secara transparan dan akuntabel terkait kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia seorang anggota Polri, Brigadir EWS, yang terjadi di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Perkembangan terbaru kasus tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., dalam kegiatan doorstop […]

  • Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan

    Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle redaksibulletin27.com
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Bulletin27.com, MUARO JAMBI – Tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT FPIL dan masyarakat melakukan pemadaman kebakaran lahan di RT 06 Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (2/10/2026). Kebakaran diketahui sekitar pukul 08.00 WIB setelah adanya informasi dari masyarakat terkait munculnya titik api baru di wilayah tersebut. Tim gabungan […]

  • Mahasiswa STIK Angkatan 83 Salurkan Bantuan Kapolri kepada Warga Terdampak Banjir di Gampong Gedumbak

    Mahasiswa STIK Angkatan 83 Salurkan Bantuan Kapolri kepada Warga Terdampak Banjir di Gampong Gedumbak

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Bulletin27.com, Aceh Utara – Dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS Sindikat 8 melaksanakan kegiatan pendistribusian logistik bantuan Kapolri di Desa Gampong Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pada Selasa (24/02/2026) pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri […]

expand_less