Breaking News
light_mode
Trending Tags

Karhutla Jambi: 83 Titik Panas Terdeteksi, Luas Lahan Terbakar Capai 4.200,99 Hektare

  • account_circle redaksibulletin27.com
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBI, Bulletin27.com – Situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi masih menjadi perhatian serius. Berdasarkan laporan harian Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Karhutla Provinsi Jambi, Minggu (4/10/2026), terdeteksi sebanyak 83 titik panas (hotspot) dalam rentang pemantauan pukul 00.00 hingga 16.00 WIB.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya. Pada Sabtu (3/10/2026), tercatat sebanyak 44 titik panas. Dengan demikian, terdapat penambahan 39 titik panas dalam perbandingan laporan harian tersebut. Berdasarkan rekapitulasi sejak 1 Januari hingga 4 Oktober 2026, jumlah titik panas di Provinsi Jambi telah mencapai 11.797 titik.

Sementara itu, total luas lahan yang terbakar hingga 4 Oktober 2026 tercatat mencapai 4.200,99 hektare. Kondisi ini menunjukkan bahwa ancaman karhutla masih memerlukan penanganan serius dan koordinasi lintas sektor.

Hotspot Tersebar di Sejumlah Kabupaten dan Kota. Laporan Satgas Karhutla mencatat, 83 titik panas yang terdeteksi pada 4 Oktober 2026 tersebar di sejumlah wilayah, yakni Sarolangun 6 titik, Tanjung Jabung Barat 1 titik, Tanjung Jabung Timur 71 titik, Batanghari 2 titik, dan Kabupaten Tebo 1 titik.

Adapun pada 3 Oktober 2026, sebanyak 44 titik panas terdeteksi di Batanghari 1 titik, Bungo 3 titik, Merangin 1 titik, Muaro Jambi 3 titik, serta Tanjung Jabung Timur 32 titik.

Dalam rekapitulasi kumulatif sejak awal tahun, Kabupaten Sarolangun mencatat 2.091 titik panas, disusul Tanjung Jabung Timur 2.163 titik, Muaro Jambi 1.482 titik, Batanghari 1.410 titik, Tanjung Jabung Barat 1.571 titik, Tebo 1.867 titik, Merangin 646 titik, Kerinci 81 titik, Bungo 473 titik, Kota Jambi 10 titik, dan Sungai Penuh 3 titik.

Dari sisi luasan kebakaran, Kabupaten Batanghari menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar, yakni 1.246,79 hektare. Berikutnya, Muaro Jambi mencapai 608,71 hektare, Tanjung Jabung Timur 659,18 hektare, Tanjung Jabung Barat 659,95 hektare, Sarolangun 508,55 hektare, Tebo 403,76 hektare, Bungo 86,75 hektare, dan Merangin 17,30 hektare.

Sementara itu, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tercatat nihil luasan kebakaran dalam rekapitulasi tersebut, sedangkan Kota Jambi mencatat 10 hektare. Data tersebut memperlihatkan bahwa ancaman karhutla masih tersebar di berbagai wilayah Provinsi Jambi, dengan luasan kebakaran yang cukup signifikan.

Kondisi Udara, Sejumlah Wilayah Masuk Kategori Tidak Sehat hingga Berbahaya. Selain ancaman kebakaran, kualitas udara juga menjadi perhatian. Berdasarkan pembaruan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Provinsi Jambi pada 4 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB, sejumlah wilayah menunjukkan kondisi kualitas udara yang perlu diwaspadai.

Kabupaten Muaro Jambi mencatat parameter PM2,5 sebesar 230 dengan kategori sangat tidak sehat. Kabupaten Muaro Jambi lainnya? Tidak, berdasarkan laporan, Kabupaten Muaro Jambi merupakan salah satu wilayah pemantauan, sementara Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat angka 143 dengan kategori tidak sehat.

Adapun Kabupaten Tebo mencatat angka PM2,5 sebesar 395 dan masuk kategori berbahaya. Sementara itu, Kota Jambi mencatat angka 230 dengan kategori sangat tidak sehat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan polusi udara, khususnya partikel halus PM2,5, dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar, serta mengikuti perkembangan informasi kualitas udara dari instansi berwenang.

Dalam laporan tingkat kemudahan terbakar pada 4 Oktober 2026, sebagian besar wilayah Provinsi Jambi berada pada kategori umum mudah hingga sangat mudah terbakar.

Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menjadi wilayah yang tercatat dalam kategori aman.
Sementara itu, arah angin terpantau bertiup dari tenggara hingga selatan dengan kecepatan sekitar 4–26 kilometer per jam.

Prakiraan cuaca pada 4 Oktober 2026 menunjukkan kondisi berawan hingga udara kabur, dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Kondisi serupa diperkirakan berlanjut pada 5 Oktober 2026, dengan potensi hujan ringan pada siang hingga malam hari.

Di sisi penegakan hukum, Satgas Karhutla Provinsi Jambi mencatat sebanyak 86 kasus terkait karhutla. Dari jumlah tersebut, sebanyak 69 kasus masuk kategori lidik atau penyelidikan, sedangkan 17 kasus telah masuk kategori sidik atau penyidikan.

Rinciannya, kasus penyelidikan meliputi Kota Jambi 8 kasus, Tanjung Jabung Timur 6 kasus, Muaro Jambi 11 kasus, Sarolangun 6 kasus, Tanjung Jabung Barat 6 kasus, Batanghari 11 kasus, Merangin 3 kasus, dan Bungo 3 kasus.

Sementara itu, 17 kasus yang telah masuk tahap penyidikan tersebar di Kota Jambi 3 kasus, Sarolangun 2 kasus, Tebo 2 kasus, Tanjung Jabung Timur 1 kasus, Muaro Jambi 1 kasus, dan Batanghari 1 kasus, serta wilayah lainnya sebagaimana tercantum dalam rekapitulasi Satgas.

Dalam laporan yang sama, tercatat 16 orang telah menjalani proses penanganan hukum. Namun, status hukum masing-masing pihak tetap perlu merujuk pada keterangan resmi aparat penegak hukum.

Penanganan Karhutla Dilakukan Melalui Jalur Darat dan Udara. Untuk mengendalikan kebakaran, Satgas Karhutla Provinsi Jambi terus mengintensifkan kegiatan melalui posko darat maupun posko udara.

Kegiatan posko darat meliputi briefing personel Satgas Karhutla, pengecekan titik panas, pemadaman bersama unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan RPK, patroli serta sosialisasi terpadu, hingga imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Sementara itu, posko udara melaksanakan koordinasi rutin bersama BNPB, TNI AU, Korem 042/Garuda Putih, Polda Jambi, BMKG, BPBD, dan Basarnas.

Pemantauan juga dilakukan melalui satelit dan aplikasi pemantauan kebakaran, patroli helikopter, serta penyampaian informasi kepada satuan tugas di kabupaten dan kota.

Operasi Modifikasi Cuaca dan Penerbangan Water Bombing dalam mendukung penanganan karhutla, operasi udara juga dilaksanakan pada 4 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut meliputi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh PK-AIA, patroli helikopter PK-WSA, serta sejumlah penerbangan helikopter water bombing.

Beberapa armada yang tercantum dalam laporan di antaranya RA-22840, N-274TH, dan WN-8414, serta helikopter TNI AU Super Puma H3216 yang tercatat tidak melaksanakan penerbangan karena kondisi no flight and serviceable.

Operasi udara tersebut difokuskan pada pemantauan, penyiraman area kebakaran, serta dukungan terhadap upaya pemadaman di sejumlah wilayah rawan.

BPBD Provinsi Jambi juga melaksanakan sejumlah kegiatan, mulai dari pengumpulan data kabupaten/kota, koordinasi Satgas Karhutla, pengamatan dan penyampaian informasi, briefing posko udara, hingga patroli dan sosialisasi kepada masyarakat.

Masyarakat kembali diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca dan tingkat kemudahan terbakar di sejumlah wilayah masih berpotensi memperbesar risiko kebakaran.

Ancaman Karhutla Masih Memerlukan Kewaspadaan Bersama. Dengan jumlah kumulatif 11.797 titik panas dan luas lahan terbakar mencapai 4.200,99 hektare, pengendalian karhutla di Provinsi Jambi masih membutuhkan kerja bersama seluruh unsur pemerintah, aparat penegak hukum, petugas lapangan, serta masyarakat.

Tidak hanya pemadaman, langkah pencegahan, pengawasan wilayah rawan, penegakan hukum, dan perlindungan kesehatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla.

Semangat Jambi Mantap, Jambi Bebas Asap, bukan sekadar slogan, melainkan membutuhkan tindakan nyata dan tanggung jawab bersama untuk menjaga hutan, lingkungan, serta keselamatan masyarakat Jambi.

  • Penulis: redaksibulletin27.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jambi Ikuti Rakor TPID Se-Provinsi, Fokus pada Kelancaran Distribusi Bapok

    Kapolda Jambi Ikuti Rakor TPID Se-Provinsi, Fokus pada Kelancaran Distribusi Bapok

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergi Pemprov dan Polda Jambi: Perkuat Pengawasan Stok Pangan Hadapi Idulfitri Bulletin27.com, JAMBI – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan strategis selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar kegiatan Koordinasi dan Sinergitas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi Semester I Tahun 2026, Kamis […]

  • Kajati Jambi Tunjukkan Kepedulian di Momentum Harganas ke-33 Tahun 2026, Bantu Penyelesaian Ijazah dan Tunggakan Biaya Sekolah Siswa

    Kajati Jambi Tunjukkan Kepedulian di Momentum Harganas ke-33 Tahun 2026, Bantu Penyelesaian Ijazah dan Tunggakan Biaya Sekolah Siswa

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jambi, Bulletin27.com – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., menunjukkan kepedulian dan perhatian kepada masyarakat melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga serta masa depan generasi penerus bangsa. Bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikmah, Senin (29/06/2026), Kajati Jambi hadir secara langsung untuk […]

  • Kajati Jambi Terima Kunjungan Silaturrahmi GM PLN UIP Sumbagteng dan UID S2JB, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

    Kajati Jambi Terima Kunjungan Silaturrahmi GM PLN UIP Sumbagteng dan UID S2JB, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Bulletin27.com, Jambi – Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., menerima kunjungan silaturrahmi General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah, Achmadi Abbas, yang berlangsung di Ruang Tamu Kajati Jambi Lantai II pada Hari Selasa tanggal 10 Maret 2026. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kajati Jambi didampingi Asisten Intelijen Muhammad Husaini, S.H., M.H., […]

  • ETH Jambi Laporkan Sejumlah Anggota Polsek Maro Sebo ke Polda Jambi, Minta Penanganan Transparan

    ETH Jambi Laporkan Sejumlah Anggota Polsek Maro Sebo ke Polda Jambi, Minta Penanganan Transparan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAMBI||Bulletin27.com– Organisasi Elang Tiga Hambalang (ETH) Provinsi Jambi mendampingi sejumlah warga dalam menyampaikan laporan terkait dugaan pelanggaran prosedur dan kode etik oleh beberapa anggota Polsek Maro Sebo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jambi, pada Kamis 04 Juni 2026. Melalui kuasa hukum dari LBH Advokat, MF Mubarak mengatakan pihaknya telah menyerahkan laporan yang ditujukan […]

  • Kapolda Jambi Buka Pendidikan dan Pelatihan Audit Tingkat Dasar Fungsi Pengawasan Polda Jambi

    Kapolda Jambi Buka Pendidikan dan Pelatihan Audit Tingkat Dasar Fungsi Pengawasan Polda Jambi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAMBI||Bulletin27.com – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., secara resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Audit Tingkat Dasar Fungsi Pengawasan Polda Jambi yang digelar di Aula Ditlantas Polda Jambi, Senin (8/6/2026) pagi. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Polda Jambi dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme personel di bidang pengawasan, guna mendukung […]

  • Operasi Keselamatan Siginjai 2026 Berakhir, Polda Jambi Kedepankan Edukasi: Pelanggaran Turun Signifikan

    Operasi Keselamatan Siginjai 2026 Berakhir, Polda Jambi Kedepankan Edukasi: Pelanggaran Turun Signifikan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Bulletin27.com, Jambi — Pelaksanaan Jambi Operasi Keselamatan Siginjai 2026 yang berlangsung selama 14 hari sejak 2 hingga 15 Februari 2026 resmi berakhir. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan signifikan pada penindakan pelanggaran lalu lintas, seiring optimalisasi langkah preemtif dan preventif yang dilakukan jajaran Polda Jambi. Direktorat Lalu Lintas Ditlantas Polda Jambi mencatat total tilang sebanyak 72 […]

expand_less