Ketua MUI Provinsi Jambi Apresiasi Kepedulian Kajati Dalam Membantu Penyelesaian Ijazah Siswa Kurang Mampu
- account_circle RedaksiBulletin27.com
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jambi, Bulletin27.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, didampingi Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi, Muhammad Husaini, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi, Dr. Kyai H. Umar Yusuf.
Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tersebut, Ketua MUI Provinsi Jambi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian dan langkah nyata yang dilakukan Kajati Jambi dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya terkait penyelesaian pengambilan ijazah dan tunggakan biaya sekolah siswa yang terkendala kondisi ekonomi keluarga.
Menurut Ketua MUI Provinsi Jambi, tindakan yang dilakukan Kajati Jambi merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang tidak hanya memberikan solusi terhadap persoalan administrasi pendidikan, namun juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka.
“Kepedulian seperti ini merupakan teladan yang sangat baik dan mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, serta perhatian terhadap masa depan generasi bangsa. Semoga langkah mulia ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk turut membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dr. Kyai H. Umar Yusuf.
Sementara itu, Kajati Jambi, Sugeng Hariadi, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak bangsa yang harus dijaga dan dipastikan keberlangsungannya. Oleh karena itu, kehadiran negara dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu anak-anak yang menghadapi hambatan ekonomi agar tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.
Kunjungan silaturahmi ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Kejaksaan Tinggi Jambi dan MUI Provinsi Jambi dalam mendukung berbagai program sosial, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai moral dan kemanusiaan di tengah masyarakat.(JN)
- Penulis: RedaksiBulletin27.com

