Kapolda Jambi Dorong BAMAG LKK Indonesia Jadi Penguat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama
- account_circle redaksibulletin27.com
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULLETIN27.COM, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan pentingnya peran organisasi keagamaan dalam memperkuat toleransi, kerukunan dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Wilayah (BPW) dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Badan Musyawarah Antar Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen (BAMAG LKK) Indonesia se-Provinsi Jambi periode 2026–2031, Rabu (2/9/2026).
Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) BAMAG LKK Indonesia Provinsi Jambi Tahun 2026 tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi dan diikuti sekitar 150 peserta.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, Ketua Umum BAMAG LKK Indonesia Pdt. Dr. Roland Mezach Octavianus, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, serta jajaran pengurus BPW dan BPD BAMAG LKK Indonesia se-Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menekankan bahwa pelantikan kepengurusan baru bukan hanya agenda organisasi atau seremoni pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, momentum tersebut merupakan peneguhan amanah dan tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan bergereja maupun masyarakat secara luas.
Menurutnya, BAMAG LKK Indonesia memiliki posisi strategis sebagai ruang bersama bagi gereja dan lembaga keagamaan Kristen untuk membangun komunikasi, memperkuat koordinasi serta menciptakan sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.

“Keberadaan BAMAG LKK Indonesia memiliki posisi strategis dalam membangun komunikasi lintas gereja, memperkuat toleransi, serta menanamkan nilai-nilai kasih, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Kapolda Jambi.
Kapolda juga berharap kepengurusan BAMAG LKK Indonesia periode 2026–2031 mampu menjalankan amanah dengan menjadikan kebersamaan dan dialog sebagai kekuatan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Ia menegaskan, keberagaman masyarakat bukan menjadi penghalang untuk membangun persatuan, melainkan kekuatan yang harus dirawat melalui komunikasi dan sikap saling menghormati.
Sejalan dengan hal tersebut, Polda Jambi berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi serta memperkuat sinergi dengan para tokoh agama dan organisasi keagamaan.
Sinergi tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang aman, damai dan kondusif di Provinsi Jambi.
Kapolda berharap BAMAG LKK Indonesia dapat terus hadir bukan hanya sebagai wadah organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, toleran dan saling menghargai di tengah kemajemukan.
- Penulis: redaksibulletin27.com

