Doa Bersama Lintas Agama Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan dan Kamtibmas
- account_circle RedaksiBulletin27.com
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBI, Bulletin27.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi menggelar Doa Bersama Lintas Agama di Aula Lantai III Gedung Siginjai Mapolda Jambi, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar bersama memohon keselamatan, kedamaian, serta kelancaran tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Kajati Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Jambi Ny. Evi Krisno Siregar, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Jambi, pengurus Bhayangkari, serta perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat Provinsi Jambi.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh pemuka agama dari berbagai keyakinan. Doa lintas agama tersebut menjadi simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus harapan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Jambi senantiasa aman, damai, dan kondusif.
Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polri merupakan institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan menghormati keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Menurutnya, keberagaman juga tercermin dalam tubuh Polri yang dihuni personel dari berbagai latar belakang agama, suku, dan budaya, namun tetap bersatu dalam semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Jambi.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Forkopimda Provinsi Jambi akan menyatakan komitmen bersama untuk menindak tegas aksi geng motor yang belakangan meresahkan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dalam menciptakan rasa aman dan menjaga ketertiban di tengah masyarakat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80, lanjut Kapolda, juga menjadi ajang refleksi bagi jajaran Polda Jambi untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa doa bersama lintas agama bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, melainkan menjadi simbol kuatnya persatuan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman. Polda Jambi meyakini bahwa keamanan tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui doa, sinergi, toleransi, dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat. Di usia ke-80 Bhayangkara ini, kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif di Provinsi Jambi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 melalui doa bersama lintas agama ini menjadi bukti komitmen Polda Jambi dalam memperkuat kebersamaan, merawat kerukunan antarumat beragama, serta membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan Provinsi Jambi yang aman, damai, dan harmonis.(JN)
- Penulis: RedaksiBulletin27.com

