Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kejati Jambi Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif Satu Perkara Narkotika dari Kejari Bungo

  • account_circle JUNA
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBI, Bulletin27.com– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi kembali menerapkan pendekatan hukum yang berorientasi pada pemulihan dengan menyetujui penyelesaian satu perkara tindak pidana narkotika melalui Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR). Persetujuan tersebut diberikan dalam ekspose perkara yang digelar secara virtual pada Selasa, 21 Juli 2026.

Persetujuan disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., kepada Kepala Kejaksaan Negeri Bungo, Fix Fix Zulrofix, S.H., M.H., melalui Zoom Meeting.

Ekspose perkara turut diikuti Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jambi, seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-wilayah hukum Kejati Jambi, para Kepala Seksi pada Bidang Tindak Pidana Umum Kejati Jambi, serta Kepala Seksi Tindak Pidana Umum dari seluruh Kejaksaan Negeri di wilayah Jambi.

Dalam ekspose tersebut, Kajati Jambi menyetujui pelaksanaan rehabilitasi terhadap satu perkara penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan Mekanisme Keadilan Restoratif berdasarkan hasil pembahasan bersama.

Perkara yang memperoleh persetujuan tersebut adalah atas nama Muhammad Sidiq alias Sidiq bin Adam Mirza, yang ditangani Kejaksaan Negeri Bungo. Tersangka sebelumnya disangka melanggar Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan lain yang berkaitan, dengan alternatif sangkaan Pasal 127 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan hasil ekspose, Kejati Jambi menyetujui permohonan rehabilitasi rawat inap selama lima bulan di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Jambi terhadap tersangka.

Persetujuan tersebut diberikan setelah terpenuhinya sejumlah persyaratan, antara lain:

  • Hasil pemeriksaan laboratorium forensik menyatakan tersangka positif menggunakan narkotika.
  • Hasil penyidikan dengan metode know your suspect menunjukkan tersangka merupakan pengguna dan tidak terlibat jaringan peredaran gelap narkotika.
  • Tersangka merupakan pengguna terakhir (end user).
  • Tersangka tidak pernah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
  • Berdasarkan hasil asesmen terpadu, tersangka dikategorikan sebagai pecandu, korban penyalahgunaan, atau penyalah guna narkotika.
  • Tersangka belum pernah menjalani rehabilitasi atau pernah menjalani rehabilitasi tidak lebih dari dua kali, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi berwenang.
  • Tersangka tidak berperan sebagai produsen, bandar, pengedar maupun kurir dalam jaringan peredaran narkotika.

Kajati Jambi menjelaskan, persetujuan tersebut diberikan berdasarkan Pedoman Jaksa Agung Nomor 18 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Penanganan Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Melalui Rehabilitasi dengan Pendekatan Mekanisme Keadilan Restoratif sebagai Pelaksanaan Asas Dominus Litis Jaksa.

Menurut Sugeng Hariadi, penghentian penuntutan melalui mekanisme keadilan restoratif merupakan wujud kehadiran negara dalam menghadirkan keadilan yang tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga pemulihan.

“Dengan berlakunya undang-undang yang baru, agar segera dilakukan koordinasi dengan Pengadilan Negeri untuk memperoleh penetapan,” tegas Kajati Jambi.

Ia menambahkan, pelaksanaan penghentian penuntutan berdasarkan Mekanisme Keadilan Restoratif harus memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, khususnya Bab IV mengenai Mekanisme Keadilan Restoratif pada Pasal 79 hingga Pasal 88.

Selain itu, keberhasilan implementasi mekanisme tersebut memerlukan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum dan lembaga terkait, didukung kesiapan sarana, sistem pembinaan, pengawasan, serta pemenuhan hak dan kewajiban seluruh pihak yang terlibat.

Hingga saat ini, Kejati Jambi telah menyetujui enam perkara yang diselesaikan melalui Mekanisme Keadilan Restoratif, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kejaksaan Negeri Muaro Jambi: 2 perkara (1 tindak pidana penipuan dan 1 perkara narkotika).
  2. Cabang Kejaksaan Negeri Batanghari di Muara Tembesi: 1 perkara tindak pidana pencurian.
  3. Kejaksaan Negeri Merangin: 1 perkara narkotika.
  4. Kejaksaan Negeri Jambi: 1 perkara tindak pidana pencurian.
  5. Kejaksaan Negeri Bungo: 1 perkara narkotika.

Melalui persetujuan tersebut, Kejaksaan Tinggi Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan penegakan hukum yang humanis, berkeadilan, dan adaptif, sejalan dengan semangat pembaruan hukum pidana nasional dalam implementasi KUHP dan KUHAP yang baru.

  • Penulis: JUNA

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tebo Bersama TNI dan Instansi Terkait Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah

    Polres Tebo Bersama TNI dan Instansi Terkait Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle redaksibulletin27.com
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BULLETIN27.COM, Jambi – Polres Tebo bersama Polsek jajaran terus bergerak melakukan pengecekan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tebo, Jumat (4/9/2026). Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api meluas dan memastikan kondisi wilayah tetap aman. Dalam penanganan karhutla tersebut, petugas melakukan pengecekan di sejumlah lokasi yang berada […]

  • Polisi yang Baik, Mendatangkan Kebaikan dan Berbudi Luhur

    Polisi yang Baik, Mendatangkan Kebaikan dan Berbudi Luhur

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Oleh: Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian) JAKARTA || Bulletin27.com – Polisi merupakan lembaga yang didirikan sebagai lembaga negara yang memiliki tugas mewujudkan dan memelihara keteraturan sosial, memberikan jaminan keamanan dan rasa aman menangani kejahatan dan hal hal yang kontra produktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Dalam mewujudkan dan memelihara keteraturan sosial […]

  • Kajati Jambi Buka Pra-Musrenbang Sewilayah-Kejati Jambi

    Kajati Jambi Buka Pra-Musrenbang Sewilayah-Kejati Jambi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jambi||Bulletin27.com – Kejaksaan Tinggi Jambi menggelar kegiatan Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tahun 2026 yang dibuka secara langsung oleh Kajati Jambi Sugeng Hariadi, SH.MH di Aula Kejati Jambi, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membahas rancangan rencana kerja dan anggaran Tahun 2027 sebagai bagian dari upaya penyusunan program kerja yang terarah, efektif, dan tepat sasaran […]

  • Kajati Jambi Terima Kunjungan Silaturrahmi GM PLN UIP Sumbagteng dan UID S2JB, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

    Kajati Jambi Terima Kunjungan Silaturrahmi GM PLN UIP Sumbagteng dan UID S2JB, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bulletin27.com, Jambi – Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., menerima kunjungan silaturrahmi General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah, Achmadi Abbas, yang berlangsung di Ruang Tamu Kajati Jambi Lantai II pada Hari Selasa tanggal 10 Maret 2026. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kajati Jambi didampingi Asisten Intelijen Muhammad Husaini, S.H., M.H., […]

  • Film “Autopsy: Dead Body Can Talk” Resmi Diluncurkan, Angkat Kisah Nyata Dokter Forensik Polri

    Film “Autopsy: Dead Body Can Talk” Resmi Diluncurkan, Angkat Kisah Nyata Dokter Forensik Polri

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle JUNA
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Bulletin27.com, JAKARTA — Film Autopsy: Dead Body Can Talk resmi diluncurkan pada Sabtu (29/11/2025) di Gedung Bakti Dharma Waspada STIK Polri, Jakarta Selatan. Film ini menghadirkan kisah perjalanan nyata seorang dokter forensik Polri yang dikenal luas di dunia penyidikan ilmiah, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M., Sp.F. Diproduksi oleh PT RINS Prime Entertainment […]

  • Polda Jambi Jelaskan Status Kedinasan Anggota RC, Tegaskan Komitmen pada Putusan Hukum dan Transparansi

    Polda Jambi Jelaskan Status Kedinasan Anggota RC, Tegaskan Komitmen pada Putusan Hukum dan Transparansi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle JUNA
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAMBI||Bulletin27.com – Polda Jambi memberikan penjelasan resmi terkait status kedinasan anggota berinisial RC yang belakangan menjadi perhatian dan perbincangan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jambi dalam doorstop bersama media di Ruang Media Center Polda Jambi, Senin (8/6/2026) Dalam keterangannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi […]

expand_less